Banyuasin Menanti Kebijakan Anggota Dewan Baru

Sebanyak 45 orang wakil rakyat sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Banyuasin, untuk mewakili aspirasi masyarakat Bumi Sedulang Setudung di periode 2009-2014, Sabtu 16 Mei lalu. Mereka terpilih dari sekitar tujuh ratus caleg dalam pemilu 9 April lalu. Saat ini, mereka tengah menanti pelantikan.

Penetapan para caleg Kabupaten Banyuasin terpilih yang dilangsungkan di Aula KPUD Kabupaten Banyuasin, berlangsung secara damai dan lancar. Semua saksi dan para tamu undangan yang datang tampak serius mendengarkan pengumuman dari KPUD Banyuasin. Tak ada bantahan dan instruksi. Semua saksi terlihat menerima setiap keputusan KPUD Banyuasin.

Dalam pengumuman itu, Partai Golkar memperoleh jatah tertinggi dengan sembilan kursi. Diikuti oleh Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan tujuh kursi; Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Amanat Nasional masing-masing dengan empat kursi. Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Bintang Reformasi masing-masing mendapat tiga dan dua kursi. Sementara itu, partai yang hanya mendapatkan masing-masing kursi antara lain PPI, PKNUI, PBB, PKPB, Gerindra.

Salah seorang warga Desa Tanjung Pasir Kecamatan Rantau Bayur yang menjadi saksi dari Partai PDIP Mujabar (25) menyambut baik pengumuman itu. "Pengumuman ini telah sesuai dengan prosedur," kata Mujabar.  

Sementara Ketua KPUD Banyuasin Ibzani HS SPd mengatakan, 45 caleg yang telah ditetapkan itu memang memperoleh suara terbanyak. "Kita telah melakukan tahapan pemilu ini dengan baik dan telah melakukan pengumuman dengan baik, sehingga tidak terjadi keributan pada saat pengumuman ini," ucap Ibzani.

Saat ini, masyarakat Bumi Sedulang Setudung, sedang menantikan kebijakan apa yang akan mereka lakukan agar kehidupan mereka dapat lebih meningkat dan  sejahtera.  Deny (28), warga Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III, saat ditemui mengatakan dirinya tak terlalu banyak berharap dari anggota dewan yang baru saja ditetapkan KPUD Banyuasin. Satu yang terpenting, bagaimana kebijakan yang akan diambil oleh 45 orang itu dapat memihak pada kepentigan rakyat. "Selaku warga masyarakat, saya tidak terlalu banyak berharap, hanya saja bagaimana melalui kebijakan yang mereka ambil nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan di ibu kota kabupaten ini dapat ditingkatkan," kata Deni.

Bagi Deni, sudah sekitar tujuh tahun Kabupaten Banyuasin berdiri. Namun ia menilai belum ada kemajuan yang signifikan. Tetapi, tidak menutup mata atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasi di beberap sektor saat ini. Selain itu, yang tak kalah pentingnya bagi masyarakat Kabupaten Banyuasin, menurut Deni, adalah cara bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat yang saat ini sedang terpuruk, lebih-lebih setelah krisis ekonimi melanda. "Peran dan kebijakan yang akan diambil anggota dewan yang baru sangat ditunggu dan dinanti masyarakat," ungkapnya.

Selaku warga Deni berharap agar para anggota dewan yang terpilih dapat berperilaku baik, sehingga dapat memberikan contoh bagi masyarakat. Sebab ia mengaku, banyak angota dewan periode 2004-2009 yang bermasalah, baik secara pribadi maupun organisasi. "Selain menunggu kebijakan anggota dewan baru, selaku warga masyarakat kita juga menantikan perilaku mereka lima tahun mendatang, sebab anggota Dewan adalah figur masyarakat," harapnya. (Prana Susiko, Banyuasin).

aries on Wednesday 20 May 2009 at 10:17 am

No comments

Emoticons
Remember personal info?
Notify
Hide email
Small print: All html tags except <b> and <i> will be removed from your comment. You can make links by just typing the url or mail-address.