Batal Jadi Caleg, Berdakwah Pun Jadi

Pasca pengumuman hasil perolehan suara pemilu legislatif di beberapa daerah, sejumlah caleg dikabarkan mengalami tekanan psikologis, bahkan beberapa di antara mereka harus mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Tetapi tidak demikian halnya dengan caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Daerah Pemilihan IV, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Zainudin Haromain yang hanya memperoleh 2000 suara -dari 3500 suara yang diperlukan untuk mendapat satu kursi di DPRD Kabupaten Banyuasin. Apa yang ia lakukan?

Walau berat untuk meraih suara maksimal dalam pemilu legislatif di Kecamatan Betung, perjuangan Zainudin Haromain tak pernah padam. Baginya, terpilih atau tidak bukan akhir untuk membina umat. Setelah pemilu legislatif justru Zainudin semakin leluasa membina  generasi muda melalui wadah Persatuan Remaja Masjid Masyarakat Suak Tape (Permata Emas), yang ia motori bersama rekan-rekannya.

Permata Emas hingga saat ini terus menebarkan dakwah Islamiyah untuk membentuk jiwa generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai islami. Guna mendukung tujuan itu, Permata Emas terus mengadakan kegiatan. Seperti halnya, Kamis Malam 23 April lalu. Bertempat di Masjid Jihad Dusun IV, Desa Lubuk Lancang, Permata Emas menggelar kegiatan rutin bulanan, silaturrahmi bersama.

Menurut Zainudin Haromain eks masyarakat Suak Tape yang bertindak sebagai Pembina di Permata Emas,  kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturrahmi antara sesama pengurus Permata Emas. Selain itu, untuk menambah pengetahuan tentang ajaran Islam. "Permata Emas ini, terdiri dari beberapa desa yang berada di bawah marga Suak Tape. Seperti Desa Lubuk Lancang, Desa Air Sengris, Desa Talang Ipuh, Desa Biuku, Desa Tanjung Laut, Desa Tanjung Manara, Desa Lubuk Batu dan lainnya," kata Zainuddin, ketika disambangi dikediamannya 28 April kemarin.

Pria yang juga menjadi agen Koran Harian Banyuasin ini menjelaskan, Permata Emas memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan Ikatan Remaja Masjid (Irmas) pada umumnya. "Selain aktif menggelar pengajian di tiap minggu dan bulanan, Permata Emas mempunyai program pelatihan untuk masyarakat  tak terkecuali para pengurusnya," beber pria berkacamata ini. Salah satu program yang baru selesai dilaksanakan, adalah pelatihan Kursus Calon Pengantin (Kurcatin), yang diikuti oleh para remaja yang akan membangun rumah tangga.

"Kita mengajari kepada mereka tentang kewajiban suami istri, tugas dan tanggung jawab suami istri, serta semua hal yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga,"  beber pria murah senyum ini. Baginya, menjadi penting menegakkan dakwah di zaman modern saat ini, karena tugas tersebut mulai banyak diabaikan orang.

"Kalau dari sekarang tak dibina, bukanlah hal yang mustahil nanti, banyak remaja yang ingin melaksanakan akad nikah, tetapi mengucapkan dua kalimat syahadat saja susah. Belum lagi permasalahan lainnya," bebernya.

Diakui Zainudin, tantangan umat Islam saat ini tidaklah mudah, dari hari ke hari, selalu mengalami tantangan yang beragam. Mulai dari pendangkalan akidah, cara berpakaian, makanan dan sejumlah sektor kehidupan lainnya. Umat Islam dihadapkan pada tantangan yang berat, khususnya kaum muda. "Kita berharap dengan adanya perkumpulan seperti ini, setidaknya dapat menjadi filter bagi generasi kita dari bahanya pengaruh bebas yang kian terasa hembusannya saat ini," katanya.

Besar harapan Zainudin, kegiatan keagaam seperti yang diadakan Permata Emas akan terus berkembang dan menjamur di berbagai tempat. Sehingga, umat Islam tidak mudah dibodohi dan menjatuhkan diri  dalam kehancuran. "Kita sebagai orang tua wajib mempersiapkan kaum muda yang kuat dan solid," tandasnya. (Prana Susiko, Banyuasin)

aries on Monday 27 April 2009 at 12:39 pm

No comments

Emoticons
Remember personal info?
Notify
Hide email
Small print: All html tags except <b> and <i> will be removed from your comment. You can make links by just typing the url or mail-address.